Sabtu, 16 April 2011

sejarah lomografi

night all, time to blogging. Kali ini pengen nulis tentang one of the most interesting for my self . that is LOMOGRAFI . Lomografi adalah salah satu cabang dari fotografi yang menggunakan kamera LOMO. Lomografi lebih mudah daripada fotografi , karena jenis kameranya yang lebih sederhana (umumnya tanpa zoom dan blitz), dan menggunakan roll film , sehingga hasilnya terlihat retro . tertarik tentang lomografi ?
check this out :

Awal mula lomografi dimulai ketika seseorang yang bernama Michail Panfilowitsch Panfiloff meneliti sebuah kamera yang diperolehnya. Michail merupakan salah satu tokoh terpenting dalam LOMO Russian Arms and Optical yaitu pabrik senjata dan alat-alat optik Uni Soviet. Kamera yang menarik perhatiannya itu didapatkannya dari Jenderal Igor Petrowitsch Kornitzky yaitu orang kepercayaan Menteri Pertahanan dan Industri Uni Soviet. Kamera tersebut adalah Cosina CX-1 yang berasal dari Jepang.
Dari hasil penelitian yang dilakukan tahun 1982 tersebut, mereka akhirnya menyepakati untuk meniru dan mengembangkan desain kamera tersebut untuk kemudian diproduksi bagi warga Uni Soviet. Tiruan kamera Jepang itu pun mereka namakan Lomo Kompakt Automat yang juga dikenal dengan nama Lomo LC-A. Cita-cita mereka untuk memproduksi kamera tersebut dalam kuantitas yang besar baru tercapai dua tahun kemudian. Pada awal produksi sebanyak 1100 unit kamera dibuat setiap bulannya hanya untuk pasar di Uni Soviet. Tak lama kemudian, kamera ini sudah diekspor ke negara-negara komunis lain seperti Ukraina, Polandia, Ceko dan Kuba.

Namun, produksi kamera tersebut berangsur-angsur lemah hingga ditemukan kembali pada 1991 oleh dua orang mahasiswa di Wina, Austria yaitu Matthias Fiegl dan Wolfgang Stranzinger. Mereka kemudian menggunakan kamera tersebut untuk mengambil gambar di kota Praha dengan cara yang tidak umum. Mereka mencoba untuk mengambil gambar sebanyak-banyaknya dari posisi yang tidak biasa seperti dari pinggul dan melewati kaki. Selain itu, mereka juga memproduksi kamera yang mereka gunakan dan menjualnya dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan kamera lainnya. Lomografi kemudian mulai berkembang dengan pesat setelah kedua mahasiswa tersebut gencar mempromosikan lomografi kepada teman, kerabat, keluarga bahkan orang yang tidak mereka kenal. Sebuah klub pencinta lomografi pun dibentuk di Wina dan diberi nama Lomographische Gesellschaft atau "Komunitas Lomografi". Melalui komunitas inilah kemudian berbagai pameran lomografi berhasil dilaksanakan di kota-kota besar seperti St. Petersburg, Wina, Moskow, New York, Berlin, Havana, Zurich, Cologne, Madrid, Kairo dan Tokyo.

Karena sedikitnya persediaan kamera Lomo saat itu, maka Fiegl dan Stranzinger mengunjungi pabrik LOMO di St. Petersburg. Mereka kemudian berhasil meyakinkan kepala pabrik dan wakil walikota St. Petersburg waktu itu yaitu Vladimir Putin untuk memproduksi kembali kamera Lomo LC-A dalam jumlah yang besar.

LOMOGRAPHY

Karena akhir-akhir ini saya demam lomography , akhirnya tadi saya ngetik di mbah google tentang lomografi . and here is the result :

The simple things in life are what make us…us. We are what we see, what we do, what we think. Everything is a part of us and we are a part of everything. Enjoy the simple things in life. The sunset hitting the ocean, friends smiling at the zoo, your favorite ice cream dripping on your pants. Don’t let any moment pass you by. Nothing is worth passing by without a glance.
Lomography photographers live by the ten rules as stated by the Lomography Society.
1. Take your LOMO everywhere you go & whenever you go.
2. Use it anytime — day or night.
3. Lomography is not an interference in your life, but a part of it.
4. Shoot from the hip.
5. Approach the objects of your lomographic desire as close as possible.
6. Don't think.
7. Be fast.
8. You don't have to know beforehand what you've captured on film.
9. You don't have to know afterwards, either.
10. Don't worry about the rules.